PENGALAMAN MENGOLAH NUR / ENERGI ADI KODRATI

PENGALAMAN MENGOLAH NUR / ENERGI ADI KODRATI

Sejenak share Pengalaman ketika saya mengamalkan mantra Suluk Karahayon itu berulang ulang, kok seperti ada warna putih meletup-letup keluar dari seluruh tubuh. Saya teruskan lagi amalan itu, malah bukan warna putih yang terlihat, tapi ada banyak pancaran warna putih dan saya tidak berhenti membaca karena penasaran, sambil berpikir saya nadzor kok jadi ada bias cahaya putih dan saya ulang " Kun sholli Muhammad"  ketemunya ada cahaya, awala mulanya terjadinya mahluk.

Memang pada akhirnya mana perangkat lunak kita yang menangkap energi itu. Jika kebetulan indra bathin kita yang melihat, maka kita akan melihat ribuan tampilan nur yang beraneka ragam warna, demikian pula jika indra pendengaran yang kebetulan aktif, maka nur itu akan terdetek sebagai bunyi-bunyian berupa puji-pujian kepada Sang Kuasa. Dan jika yang aktif adalah pas getaran, ini yang berbahaya, anda bisa terbang beberapa saat dan melayang beberapa meter keudara terhempas dari gravitasi bumi.

Sebenarnya ini semua adalah potensi-potensi dasar yang dimiliki oleh tenaga adikodrati dari sebuah Mantra yang terdapat dalam Suluk Karahayon Yasamkar, yang merupakan Syarah/ penjelasan/ pengejawantahan dari doa Sapu jagat yang ada dalam serat Sastra Jendra/ Alquran.


Namun karena hal diatas dilakukan lebih bersifat kita sebagai pelaku pencari sensasi spiritual dan bukan dilakukan sebagai seorang Salik yang Manembah marang Gusti, yaaa endingnya kita hanya mendapat pengalaman-pengalaman mistis semata. Dan tidak bisa mengulangi pengalaman tersebut pada keesokan harinya.

Ini pulalah dulu saya sempat ngomong sama Mbah Kenyung, yang sedang memposting sebuah nukilan dari (Prof.Dr siapa begitu) yang intinya menyatakan tentang pengalaman spiritual itu hanya datang sekali dan tidak bisa berulangkali.

Lalu aku katakan itu sama saja denga spiritualis Hindu/ Budha yang tersohor (lupa namanya), yang menyatakan tidak ada Dharma yang Definitif.

Saat itu aku mengatakan, belajarlah kepada ahlinya yang betul-betul mumpuni. Dan Nggak harus siapa yang ngomong adalah seorang DR lantas kita sepakat menyetujuinya... Karena mereka semua hanayalah sang pemburu Sensasi spiritual belaka.

Jika anda mendengar pada th 1993 ada seorang Guru Besar yang berjalan di atas Laut Selatan di Parangkusumo DIY, tentu beliau adalah GBP. PALAMA yang kini sejak 11 Sept 2017 berubah menjadi Gbp.Yasamkar. Kenapa bisa? Ya bisa, karena mendayakan sisi energi yang berupa getaran diatas. Para auliya bisa thayyul Ardhi, juga karena hal di atas. Eyang Jangkung bisa menjadikan lautan sebagai Rute Transportasinya dari Kayen, Cirebon, dan Palembang karena juga mendayagunakan hal diatas. Guru induk saya untuk Kungfu yaitu Bikhu Bodhi Dharma dari India menuju dataran China yang akhirnya kesohor sebagai Biksu besar di Kuil Shaolin hanya mengendarai sebuah tangkai kecil menyebeberangi samudera juga mendayagunakan hal di atas.

Nggak usah jauh-jauh, beberapa santri Sopana ada yang mengalami levitasi/ terputus dari Gravitasi bumi hingga melayang kira-kira 5 menit diudara, dan juga Ir. Indardi Wisuda, santri Sopana juga dari Yogya yang hingga detik ini setiap ritual kungkum sering melayang sampai se pusar sehingga dia tidak duduk di dasar sendang, juga karena menyentuh area energi di atas.

Sejak itulah aku menetapkan aturan, tidak boleh melakukan Sopana Level 2 di area tebing dari sebuah perbukitan. Njagani sing ora-ora. Namun Mas Yusuf, dari pada kita hanya berputar-putar sebagai Sang Pencari Sensasi Spiritual yang sampai tua pun tidak akan pernah mendapatkan apa-apa kecuali hanya dapat sensasi semata, maka akan lebih baik saat ritual diarahkan dan fokus pada tujuan tertentu saja.

Contoh : Niatkan agar bisnis kita lancar... Atau agar saudara kita yang sakit lekas sembuh... Atau anak-anak kita menjadi orang yang sukses semua... Nah dengan begitu energi / nur yang kita olah akan bekerja sesuai niat kita. Dia akan mewujudkan semua impian kita tersebut, tentunya harus istiqomah memang, tidak sekedar sekali buang seperti Paket data aja lho hehehe.. Insya Allah akan lebih bermanfaat. 



Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "PENGALAMAN MENGOLAH NUR / ENERGI ADI KODRATI"